Ini Pejabat yang Adu Jotos Diarea Kantor Bupati Bantaeng

Situasi kantor Bupati Bantaeng saat kepala dinas Perumahan, kawasan pemukiman dan pertanahan mengamuk. (BERITA.NEWS/Saharuddin).
Situasi kantor Bupati Bantaeng saat kepala dinas Perumahan, kawasan pemukiman dan pertanahan mengamuk. (BERITA.NEWS/Saharuddin).

BERITA.NEWS, Bantaeng – Dua Kepala Dinas di Kabupaten Bantaeng saling baku hantam diarea kantor Bupati Bantaeng, jalan Andi Mannappiang  Kelurahan Lembang, Kecamatan Bantaeng, Rabu (27/11/2019) siang.

Diduga Insiden perkelahian ini dipicu gara-gara mobil dinas yang direncana mau di DUM oleh salah satu dari kepala dinas tersebut.

Kedua pejabat tersebut adalah, Kepala BKPSDM, Muslimin dan Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman dan Pertanahan, Andi Anwar.

Menurut saksi mata yang tidak mau disebutkan namanya, kalau kedua pejabat tersebut saling adu jotos hingga mengalami luka-luka. Ironisnya lagi, hal tersebut terjadi diwaktu jam kerja dan keduanya masih menggunakan pakaian dinas sebagai Aparatut Sipil Negara (ASN).

“Keduanya sama-sama mengalami luka, pak Muslimi luka ditangannya karena sempat menangkis kursi yang dihantamkan oleh Andi Anwar” ucapnya. 

Kejadian itu sendiri bermula ketika Andi Anwar keruangan kepala Bidang Aset Dinas Pendapatan dan keuangan aset daerah (DPKAD), Ahmad.

Andi Anwar diduga mempertanyakan disposisi mobil dinas yang rencananya akan dia DUM.
Entah apa sebabnya sehingga kedua orang tersebut adu mulut hingga sama-sama emosi.

Kedatangan Muslimin yang berencana untuk melerai dan menenangka kedua pejabat  tersebut justru menjadi petaka baginya.

Pasalnya ketika dia berusaha menenangkan malah dirinya yang balik dimarahi oleh, Andi Anwar dan pertengkaran pun mulai terjadi lagi.

Tapi pertengkaran kali ini malah berujung keadu ketangkasan atau adu jotos alias berkelahi.

Disaat kedua pejabat Eselon II Pemkab Bantaeng ini lagi asik berkelahi Ahmad lebih memilih untuk lari dan menyelamatkan diri.

Spontan saja seluruh pagawai yang ada dalam ruang lingkup kantor Bupati ini berhamburan, ada yang memilih lari keluar kantor tapi adapula yang memilih menjadi penonton setia.

Insiden tidak berlangsung lama karena satuan polisi pamong praja(Satpol PP) yang bertugas, bersama pihak kepolisian Resort Bantaeng cepat datang dan mengamankan situasi dan mengamankan kedua pejabat tersebut.

Sementara itu Paur Humas Polres Bantaen, AIPDA Sandri saat dikonfirmasi mengatakan kalau insiden ini terjadi hanya karena miskomunikasi atau kesalahpahaman.

“Mereka sudah kita amankan dan sampai saat ini tidak ada yang keberatan, jadi tidak sampai di kantor Polres Bantaeng,” bebernya.

  • Saharuddin

loading...