Belum Setahun Proyek Irigasi Rp5 M di Balangtanaya Takalar Amblas dan Retak

Proyek Irigasi yang dikerjakan PT Karya Mandiri Surya Sejahtera. (BERITA.NEWS/Abdul Kadir).
Proyek Irigasi yang dikerjakan PT Karya Mandiri Surya Sejahtera. (BERITA.NEWS/Abdul Kadir).

BERITA.NEWS, Takalar – Proyek peningkatan jaringan irigasi Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang dan Kawasan Pemukiman di Dusun Maccini Baji, Desa Balangtanaya, Kecamatan Polongbangkeng Utara, Takalar diduga dikerja asal jadi.

Berdasarkan penulusuran melalui lpse.takalarkab.go.id, proyek saluran irigasi itu dibiayai Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) pada tahun 2018 dengan pagu anggaran Rp 5.182.983.279,97.

Namun disayangkan, sebagian pekerjaan proyek irigasi mengalami keretakan dan amblas pada pondasinya. Bagaimana tidak, kontraktor yang mengerjakan proyek tersebut juga diduga dikerjakan dengan terburu-buru.

Pengerjaan terburu-buru disaksikan oleh warga setempat. Menurutnya dengan alasan hujan pengerjaan proyek tersebut di percepat.

“Proyek irigasi ini diberhentikan Desember 2018 lalu musim hujan tapi belumpi selesai. Buktinya ada beberapa keretakan ,”ucap Kasma Daeng Ngasseng warga setempat saat ditemui di lokasi proyek, Selasa (21/8/2019) kemarin.

Baca Juga :  Viral! Satpol Tulungagung Gagalkan Upaya Bunuh Diri Wanita Muda

Selain adanya retakan pada pekerjaan di bagian saluran irigasi, DAM penahan air juga mengalami amblas dibagian pondasinya. Bahkan, kata Daeng Ngasseng proyek ini sudah tidak ada lagi pipanya.

” Dulu ada pipa besar disini pak, tapi sekarang sudah tidak ada lagi kelihatan itu pipa,” urainya.

Disinggung soal nama proyek yang mengerjakan proyek saluran irigasi tersebut, Kasma Daeng Ngasseng mengatakan tidak ada papan proyeknya saat dikerjakan ini proyek.

“Kalau biasanya kan ada papan proyek pak jadi kita tahu berapa volume dan anggarannya ini proyek. tetapi ini tidak ada papan proyeknya,” ungkapnya.

Di lain pihak Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) El Amin menyebut proyek jaringan irigasi di polut dikerjakan oleh PT. Karya Mandiri Surya Sejahtera proyek irigasi sekitar 800 meter pengerjaannya.

Baca Juga :  Gempa M 5,5 Guncang Aceh, Warga Berhamburan Keluar Rumah

“Proyek yang dikerjakan itu sekitar 800 meter. Dikerjakan mulai Juli 2018. Kalau memang bermasalah ada dana tunai yang dijaminkan pihak kontraktor itu kita akan tahan dulu,” katanya.

Sementara, pihak kontraktor proyek saluran irigasi bagian pengawasan membenarkan proyek pengerjaan irigasi di Polut. Dia juga membenarkan pengerjaannya di saat musim hujan sehingga tidak maksimal.

“Iya, itu dulu di kerjakan pada saat musim hujan pak jadi konstruksinya tidak maksimal. Seharusnya kontraktor harus bertanggung jawab,” sebut Syamsudin pasolori pelaksana proyek kepada BERITA.NEWS saat dikonfirmasi via WhatsApp nya, Kamis (22/8/2019).

  • Abdul Kadir