Geledah 3 Ruangan, Tipikor Amankan Dokumen Satu Boks

Tim Tipikor amankan satu boks dokumen pengadaan jembatan Bosalia di DPU Jeneponto. (BERITA.NEWS/Ilham).
Tim Tipikor amankan satu boks dokumen pengadaan jembatan Bosalia di DPU Jeneponto. (BERITA.NEWS/Ilham).

BERITA.NEWS, Jeneponto – Tim Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Polres Jeneponto melakukan penggeledahan di kantor dinas Pekerjaan Umum (PU) Jeneponto. Penggeledahan dilakukan terkait kasus proyek pembangunan jembatan Bosalia.

Hal itu diungkapkan Kasat Reskrim Polres Jeneponto, Akp Boby Rahman usai melakukan penggeledahan di ruangan  Bina Marga, Sekretariat Komisi Irigasi, dan ruangan keuangan Bendahara selama kurang lebih 2 jam setengah.

“Penggeledahan ini terkait pembangunan jembatan Bosalia. Kami amankan sejumlah dokumen terkait pengadaan,”kata Boby kepada BERITA.NEWS, Jumat (2/8/2019).

Baca Juga :  Syarat Calon Kepala Daerah Belum Pernah Jabat 2 Periode Digugat di MK

Proyek pembangunan jembatan Bosalia, kata Boby, dengan anggaran tahun 2016 kurang lebih Rp4 miliar.

“Sekitar 26 saksi yang sudah diperiksa. Kerugian sementara dari BPKP auditnya kurang lebih Rp640 juta,”katanya.

Menurutnya, kasus pembangunan jembatan Bosalia, dalam waktu dekat akan ada tersangka. “Dalam waktu dekat,”tutupnya.

Diketahui, proyek pembangunan jembatan Bosalia yang terletak di lingkungan Bosalia, Kelurahan Sidenre, Kecamatan Binamu, Kabupaten Jeneponto, mengalami mangkrak dan tidak selesai.

Baca Juga :  Wahyu Setiawan Dituntut 8 Tahun Penjara

Proyek pembangunan dengan anggaran kurang lebih Rp4 miliar menggunakan Dana Alokasi Kusus (DAK) tahun anggaran 2016.

  • Ilham
loading...