Ini Sosok IYL Dimata Sahabat

Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Selatan saat berada di rumah duka menyambut kedatangan jenazah IYL. (BERITA.NEWS/ACP).
Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Selatan saat berada di rumah duka menyambut kedatangan jenazah IYL. (BERITA.NEWS/ACP).

BERITA.NEWS, Gowa – Setibanya di rumah duka Jalan Haji Bau nomor 32 Makassar pada Rabu (31/1) malam,  jenazah Mantan Bupati Gowa dua periode, Ichsan Yasin Limpo disambut tangis para keluarga dan sahabat. 

Tampak hadir di rumah duka Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah, Wakil Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman, Plt Wali Kota Makassar Iqbal Suhaeb, dan pejabat pemerintahan lainnya. Bahkan nampak pula mantan Wakil Gubernur Sulsel Agus Arifin Nu’mang dan mantan Bupati Luwu, Andi Mudzakkar yang juga merupakan mantan pasangan politiknya di Pilgub Sulsel 2018.

Sementara rombongan yang hadir pun dari berbagai pihak mulai dari anggota pramuka, anggota Palang Merah Indonesia (PMI), Abdi Merah Putih hingga Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan dan Putra Putri TNI-Polri (FKPPI). 

Baca Juga :  Kapolres Parepare Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Keselamatan 2021

Wakil Sekjen FKPPI Gowa Anto mengatakan, dirinya sangat kehilangan sosok IYL baik secara organisasi maupun secara pribadi. Almarhum IYL merupakan pribadi yang tegas tapi penyayang. 

Bahkan tak segan-segan beliau selalu memberikan langsung semangat bagi para adik-adiknya di FKPPI khususnya di Gowa. 

“Saya sudah kenal beliau cukup lama. Beliau 20 tahun memimpin FKPPI Sulsel dan dikenal sebagai sosok tegas serta komitmen,” katanya saat ditemui di lokasi. 

Diakuinya, ketegasan beliau dalam mendidik ini mampu melahirkan generasi-generasi dari FKPPI yang cerdas seperti sekarang ini. 

Baca Juga :  Badai Seroja di Kabupaten Kupang: 12 Korban Meninggal, Tiga Hilang

“Kita tidak akan pernah lupa dedikasikan dan seluruh ilmu yang almarhum IYL berikan. Makanya kami sangat kehilangan,” ujarnya. 

Tak hanya itu, almarhum IYL juga dikenal sebagai pencetus pendidikan gratis di Kabupaten Gowa utamanya saat memimpin Gowa dua periode. 

“Pendidikan gratis yang dibawa almarhum ini sangat dirasakan oleh masyarakat di Gowa. Belum lagi kebijakan-kebijakan lainnya yang berhasil membawa Gowa seperti sekarang ini,” tutupnya.

  • ACP