Kasus Baru! Ratusan “Mutiara” Bubble Tea Ditemukan dalam Perut Gadis Ini

Hasil CT Scan yang menunjukkan gelembung teh susu mutiara yang ditemukan dalam perut gadis di Cina. (Foto: Shaoxing)
Hasil CT Scan yang menunjukkan gelembung teh susu mutiara yang ditemukan dalam perut gadis di Cina. (Foto: Shaoxing)

BERITA.NEWS, Zhejiang – Seorang gadis berusia 14 tahun di Zhejiang, Cina dilaporkan memiliki lebih dari 100 teh susu mutiara atau bubble tea yang tidak tercerna di perutnya.

Ratusan mutiara teh susu terungkap di dalam perut gadis itu, ketika para dokter yang menangani kasus ini melakukan CT scan di rumah sakit setempat.

Sebelum dirawat di rumah sakit Zheijang, Cina, gadis berusia 14 tahun tersebut mengaku mengalami konstipasi selama lima hari, yang menyebabkan dia tak bisa makan dan sakit perut.

“CT scan mengungkapkan bahwa ada sekitar 100 “bayangan bulat yang tidak biasa” di perut para gadis ini,” kata dokter menurut laporan Asia One yang dilansir Live Science, Kamis (13/6/2019).

Setelah dokter berbicara dengan remaja tentang apa yang dia makan baru-baru ini, dokter menyimpulkan bahwa bayangan yang tidak biasa itu ternyata adalah mutiara teh gelembung yang tidak tercerna, yang biasanya terbuat dari tepung tapioka.

Bubble Tea atau Teh Susu Mutiara. (Foto: iStock Photo)

Seperti banyak orang di seluruh dunia, gadis yang dikenal sebagai Xiao Shen itu, menyukai teh bubble yang manis dan berbumbu susu.

Meski pun gadis itu mengaku hanya minum satu gelas teh gelembung lima hari sebelumnya, namun ahli berpendapat bahwa gejala mutiara teh gelembung tinggal di dalam perut hanya terjadi ketika teh tersebut dikonsumsi dalam jumlah banyak.

Tapioka adalah makanan yang sangat bertepung yang sebagian besar terbuat dari karbohidrat. Dengan sendirinya, kata Lina Felipez, tapioka kemungkinan tidak akan menyebabkan sembelit yang signifikan,

Namun, tapioka yang terkandung dalam teh gelembung biasanya mengandung adiktif lain yang dapat berkontribusi untuk sembelit. Secara khusus, adiktif yang disebut guar gum dapat berperan dalam menyebabkan masalah pencernaan.

“Mengonsumsi banyak bola tapioka bisa “pasti” menyebabkan sembelit,” kata Dr. Lina Felipez, ahli gastroenterologi anak di Hospita Nicklaus Children’s di Miami, yang tidak terlibat dalam kasus gadis itu.

Tapi, yang membingungkan para dokter adalah bahwa tapioka, permen karet dan bahan-bahan lain yang biasanya digunakan dalam bola tapioka di AS tidak akan muncul pada CT scan.

Pada 2015, Vice melaporkan bahwa seorang pasien di China melihat titik-titik putih pada CT scan mereka setelah mengonsumsi bubble tea atau teh susu mutiara.