Usai Dituduh ‘Penghianat’, NA Siapkan Posisi Baru untuk Lutfi Nasir

Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah
Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah

BERITA.NEWS, Makassar – Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah dikabarkan siapkan posisi baru untuk Lutfi Nasir usai dirinya dicopot dari jabatan Kepala Inspektorat Sulsel, Senin 10 Juni 2019 kemarin.

Kabar itu datang dari Staf Khusus Gubernur Bunyamin Arsyad mengatakan pimpinannya itu telah menyiapkan posisi baru untuk Lutfi Nasir. Sementara jabatan Kepala Inspektorat dipegang Asisten 1 Salim AR selaku Pelaksana Tugas.

Meski demikian, belum ada kejelasan posisi apa yang akan diberikan oleh Lutfi Nasir selaku pejabat eselon II/a, pasca dirinya terang-terangan dipermalukan Nurdin Abdullah didepan umum sebagai ‘Duri dalam daging’ atau ‘penghianat’.

“Nanti pak Luthfi nya kita siapkan tempat. Sebenarnya kita sudah menyediakan tempat cuman menunggu waktu saja. Pak Luthfi itu tetap ada tempat,” ujar pria yang akrab disapa om Ben tersebut, meneruskan perkataan Gubernur Sulsel, Rabu (12/6/2019).

Baca Juga :  Umrah Syawal, Randa Azzahra Travel Kembali Berangkatkan Jamaah

Menurutnya, posisi seorang kepala inspektorat Sulsel sangat vital dan strategis dalam membangun sistem pemerintahan. Sosok Lutfi Nasir rupanya dianggap belum mampu memenuhi harapan mantan Bupati Bantaeng dua Periode itu.

“Memang harus segera di kosongkan karena kita harus bidding, supaya Inspektorat ini bisa bekerja secara profesional,” paparnya.

Sebelumnya, Nurdin Abdullah pada saat halal bihalal hari pertama kerja pasca idul Fitri secara tegas sudah tidak ingin lagi Lutfi Nasir jadi kepala inspektorat, pasalnya dinilai sudah tidak loyal lagi dan dituding telah melakukan opini yang meresahkan.

Baca Juga :  LSM Somasi Laporkan Dugaan Korupsi Pembangunan Gedung Layanan Perpustakaan Kota Makassar

“Ngapain dipertahankan, saya sudah 9 bulan bersabar, 9 bulan kita bersabar. Saya ingatkan hambatan kita ini bukan dari luar tetapi dari internal kita. Saya ini bukan orang politik, wagub ini bukan orang politik mau melihat Sulsel ini maju tapi kalau terus diganggu-ganggu hal-hal yang tidak penting, sayang kan,” jelasnya.

  • KH