ASN Ditabrak Saat Hendak Ikuti Upacara Hari Pertama Kerja

Sekda Bantaeng, Abdul Wahab. (Berita.news/Fitriani Aulia Rizka)
Sekda Bantaeng, Abdul Wahab. (Berita.news/Fitriani Aulia Rizka)

BERITA.NEWS, BANTAENG — Seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) terpaksa dilarikan ke RSUD Prof Anwar Makkatutu Bantaeng setelah mengalami laka lantas di jalur trans Sulawesi, tepatnya di Desa Tino perbatasan Kabupaten Bantaeng dan Jeneponto, Senin (10/6/2019).

Korban ditabrak oleh mobil open kap atau pick up saat berdiri di tepian jalan untuk menunggu angkutan umum di depan rumahnya, di sekitar Puskesmas Tino.

Ditenggarai kecelakaan itu terjadi saat korban bernama Rubiah mengejar waktu agar tidak telat mengikuti upacara hari pertama masuk kerja Pemkab Bantaeng di Pantai Seruni.

Rubiah diketahui merupakan ASN di kantor Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan Bantaeng.

Baca Juga :  KPU Luwu Bahas Penataan Dapil Pemilu 2024

Kini dia dirawat secara intensif di RSUD Prof Anwar Makkatutu usai mengalami kecelakaan tersebut.

Korban bernama Rubiah, ASN di Kantor Dinas Koperasi dan UKM Bantaeng mendapat perawatan intensif di RSUD Anwar Makkatutu setelah di tabrak mobil pickup di depan rumahnya atau di sekitar Puskesmas Tino.

Sekretaris Daerah Kabupaten Bantaeng, Abdul Wahab saat ditemui di ruang kerjanya mengatakan, Rubiah merupakan korban tabrak lari.

“Korban tabrak lari, belum ditahu siapa pengemudi mobil pickup itu,” katanya, Selasa (11/6/2019) saat ditemui.

Dia pun menyebut, status Rubiah adalah ASN K2. Lantaran masa kerjanya belum cukup lima tahun, sehingga Rubiah tidak mendapat santunan pensiunan.

Baca Juga :  KPU Luwu Bahas Penataan Dapil Pemilu 2024

“Tetapi dia dapat santunan dari Taspen, dan Jasa Raharja jika keluarganya urus,” ucapnya.

Diketahui korban sempat dijenguk Bupati Bantaeng, Ilham Azikin, dan sejumlah pejabat teras di daerah berjuluk Butta Toa ini usai mengikuti upacara kemarin. 

  • Fitriani Aulia Rizka