Besok, Nurdin Abdullah Instruksikan BKD Absen Seluruh Pegawai Tepat Jam 12 Siang

BERITA.NEWS, Makassar– Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah mewanti-wanti Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Pemprov agar menaati aturan dengan tidak bolos hari pertama kerja ataupun menambah masa cuti lebaran. Minggu (9/6/2019).

Nurdin mengatakan pihaknya tidak memberikan kesempatan kepada para pegawai untuk memperpanjang cuti. Namum, jika itu tetap dilakukan akan ada sanksi tegas yang siap menanti. 

Diketahui, masa cuti lebaran ASN tidak terkecuali lingkup Pemprov Sulsel dimulai sejak tanggal 3 sampai 9 Juni 2019. Sementara hari pertama kerja para pegawai akan dimulai besok Senin 10 Juni 2019 diawali dengan apel pagi.

“Jadi tidak ada itu perpanjangan cuti kecuali ada hal tertentu yang tidak diinginkan. Jika ada yang melanggar tentu ada sanksi yang menanti,” katanya.

Olehnya itu, Nurdin meminta untuk mempertegas aturan tersebut ke setiap organisasi perangkat daerah (OPD). Serta meminta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) tanggal 10 Juni besok melakukan absensi tepat jam 12 siang.

”Tidak ada penambahan cuti lebaran,” tegasnya mantan Bupati Bantaeng dua Periode tersebut.

Adapun, Sanksi pegawai yang tidak masuk kerja pada hari pertama setelah cuti bersama hukumannya minimal administrasi oleh Penilaian Prestasi Kerja (PPK) atau diskresi PPK sesuai PP nomor 53 tahun 2010 tentang disiplin pegawai.

Diketahui, Sanksi pertama disiplin ringan berupa teguran. Sanksi ini berlaku bagi PNS yang bolos selama 1-15 hari. Sanksi disiplin sedang berupa pemotongan tunjangan hingga penurunan pangkat bagi PNS yang tidak masuk kerja selama 16-30 hari. 

Selanjutnya, sanksi disiplin berat berupa pemecatan secara tidak hormat. Sanksi ini dijatuhkan kepada PNS yang berani bolos 31-46 hari.

  • KH