PSM Menang, Pelatih Semen Padang Sebut Pluim Tak Berkutik

Pemain PSM Makassar, Wiljan Pluim (tengah) saat pertandingan melawan Bhayangkara FC pada Piala Indonesia 2018, di Stadion Andi Mattalatta, Makassar beberapa waktu lalu. (Foto: Instagram/psm.corner)
Pemain PSM Makassar, Wiljan Pluim (tengah) saat pertandingan melawan Bhayangkara FC pada Piala Indonesia 2018, di Stadion Andi Mattalatta, Makassar beberapa waktu lalu. (Foto: Instagram/psm.corner)

BERITA.NEWS, MakassarPSM Makassar menekuk Semen Padang 1-0. Kalah dari tuan rumah, pelatih tim tamu mengaku pemainnya berhasil mematikan pergerakan Wiljan Pluim.

“Pemain-pemain saya mampu menjalankan peran dengan baik. Si Pluim juga tidak leluasa bermain karena ada strategi khusus untuk menjaga dia,” ujar pelatih Semen Padang, Syafrianto Rusli, di Stadion Andi Mattalata, Senin (20/5/2019) malam.

Syarianto Rusli menjelaskan, gol PSM pada babak pertama pertandingan disebabkan karena Teja Paku Alam dan kawan-kawan kecolongan dari sisi kiri pertahanan.

Mantan pelatih PSPS Pekanbaru itu mengatakan, para pemainnya telah berusaha sekuat mungkin meredam agresivitas tuan rumah PSM. Namun kata dia, hasil berkata lain.

“Kita gagal mengambil poin di sini, mudah mudahan ke depannya bisa lebih baik lagi,” tutur Syafrianto yang merupakan salah satu pelatih lokal di Liga 1 Indonesia 2019.

Mengenai Pluim, yang memang terlihat tak tampil maksimal sepanjang pertandingan, Syarianto menjelaskan bahwa dirinya telah mempelajari cara bermain kapten PSM tersebut.

“Saya sudah mempelajari dia lama, artinya saya sudah tahu tentang dia. Jadi, saya memberi motivasi ke pemain saya bagaimana cara mematikan dia (Pluim),” beber Syafrianto.

“Kalau dia menguasai bola, tidak apa-apa yang penting dia gak lewat dari penjagaan. Jadi saya rasa itu adalah salah satu strategi yang bisa mematikan Pluim sampai dia kesal,” tandas pelatih Semen Padang.

PSM menang 1-0 atas Semen Padang melalui gol Zulham Zamrun pada menit ke-23.