Anggota KPPS di Gowa Meninggal Dunia, Sempat Muntah Darah

Neneng Kharisma (22) salah satu Petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) TPS 004 Desa Julukanaya, Kecamatan Biringbulu, Gowa (Facebook).
Neneng Kharisma (22) salah satu Petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) TPS 004 Desa Julukanaya, Kecamatan Biringbulu, Gowa (Facebook).

BERITA.NEWS, Gowa – Neneng Kharisma (22) salah satu Petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di Kabupaten Gowa, dikabarkan meninggal dunia pada Jumat (10/5/2019) lalu.

Neneng yang merupakan anggota KPPS di TPS 004 Desa Julukanaya, Kecamatan Biringbulu ini sebelumnya dikabarkan sakit dan mengalami muntah darah saat melakukan tugasnya merekap perhitungan suara di TPS 004 pada 18 April lalu. 

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Gowa, Muhtar Muis yang dikonfirmasi jumat malam mengatakan, dirinya baik secara pribadi dan lembaga KPU menyampaikan turut berbelasungkawa.

“Kami mendoakan semoga Almarhumah mendapat tempat yang layak di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan,” tutur Muhtar. Minggu (12/5/2019)

Baca Juga :  Kodim Gowa Berhasil Salurkan BLT-Migor ke 4.000 Masyarakat Kurang Mampu

Saat ditanya akankah ada santunan bagi petugas penyelenggara pemilu yang meninggal dunia, Muhtar mengatakan, pihaknya pasti memberikan santunan, tetapi masih menunggu petunjuk teknis dari KPU RI.

“Insya Allah, KPU akan memberikan santunan tapi kami masih menunggu petunjuk teknis dari KPU RI,” tambahnya.

Diketahui, Neneng Kharisma merupakan tenaga bidan (Non ASN) pada Puskesmas LauwaĀ  serta pengurus Himpunan Pelajar Mahasiswa (HIPMA) Gowa Komisariat Biringbulu.

Baca Juga : Ketua KPPS Prabowo Meninggal Dunia Akibat Terkena Serangan Jantung

Sebelumnya, seorang anggota KPPS di Kecamatan Tompobulu juga meninggal dunia yakni Jamaluddin (55) anggota KPPS di TPS 11 Desa Datara.

Jamaluddin meninggal setelah dua hari dirawat di Puskesmas Tompobulu dan sempat dirujuk ke RS Jeneponto, Kabupaten Jeneponto. Namun karena beberapa kendala sehingga pihak keluarga meminta Jamaluddin dirawat jalan saja hingga akhirnya meninggal dirumahnya.

Baca Juga :  Oknum RW di Gowa Diduga Semena-mena Ingin Tutup Sekolah, Guru dan Warga Resah

Berdasarkan data dari KPU Gowa, jumlah KPPS yang bertugas di kabupaten sebanyak 15.000 orang lebih tersebar pada 2.146 TPS. Dimana dalam satu TPS masing-masing dibackup tenaga KPPS tujuh orang ditambah dua orang Pam TPS.

Sementara untuk petugas Pemilu di Gowa yang dilaporkan sakit, berdasarkan data terakhir yang sempat dihimpun, sekiranya ada 110 orang.

.ACP