Disdik Sulsel Rilis Hasil UNBK 2019, Ini 5 Daerah Raih Nilai Tertinggi dan Terendah

Kepala Disdik Sulsel Irman Yasin Limpo (BERITA.NEWS/KH)
Kepala Disdik Sulsel Irman Yasin Limpo (BERITA.NEWS/KH)

BERITA.NEWS,MakassarРDinas Pendidikan (Disdik) Sulsel merilis data hasil Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) SMA/SMK kabupaten dan kota Se-Sulsel, di kantor Disdik Sulsel Jalan Perintis Kemerdekaan, Kota Makassar. 

Kepala Disdik Sulsel, Irman Yasin Limpo menyebutkan secara umum hasil UNBK tahun 2019, mengalami peningkatan sebesar 1,25 persen untuk SMA dan SMK dibanding hasil UNBK tahun 2018 kemarin.

Dari akumulasi data Disdik Sulsel, tahun 2018 peserta UNBK SMA sebanyak 92.256, memiliki nilai rata-rata 43,07. tahun 2019, jumlah peserta capai 92.337 orang, nilai rata-rata 44,32. Sementara 

hasil nilai rata rata UN tingkat.SMK 2018 senilai 40.67 dan 2019 mencapai nilai 41.30.

“Jadi ada kenaikan sekitar 1,25 persen, ini sebuah prestasi yang baik,” ucap None sapaan akrab Kadisdik Sulsel  di ruang kerjanya. Kamis (9/5/2019).

None mengatakan, secara kualitas dan integritas, ujian nasional bisa dikatakan sangat baik. Alasannya, karena pelaksanaan tahun ini keseluruhannya berbasis komputer.

“Mereka tidak bisa saling nyontek. Apalagi mau dikerjakan sama orang lain. Beda dengan tahun lalu masih ada sekolah yang masih menyelenggarakan UN konvensional,” ucapnya.

Lebih jauh dipaparkan untuk tingkat kabupaten/kota di Sulsel, nilai rata-rata UN SMA 44,59. Lima daerah dengan nilai rata-rata UNBK tertinggi adalah Kota Parepare 48,98 persen, Soppeng 48,78 persen, Wajo 48,19 persen, Makassar 46,37 persen, dan Enrekang 46,35 persen.

Sementara lima daerah lainnya dengan nilai UNBK SMA terendah diantaranya Luwu 37,69 persen, Jeneponto 38,26 persen, Gowa 38,33 persen, Takalar 38,42, dan Luwu Utara 40,12 persen.

KH