Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Daerah

Bencana Longsor Akibatkan Kerusakan Saluran Irigasi Bontomanai Bulukumba

badge-check

					Bencana Longsor Akibatkan Kerusakan Saluran Irigasi Bontomanai Bulukumba Perbesar

Bencana longsor yang mengakibatkan kerusakan di saluran irigasi DI Bontomanai di Desa Bulolohe, Kecamatan Rialu Ale, Bulukumba (Dok Beritanews)

BERITA.NEWS, Makassar – Pemkab Bulukumba melalui Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air UPTD PSDA Sungai Balantieng menyatakan telah terjadi bencana longsor pada tanggal 27 Desember 2018.

Bencana longsor itu terjadi di Desa Bulolohe, Kecamatan Rialu Ale yang menimpa saluran irigasi Bontomanai hingga mengalami kerusakan.

Hal itu diungkapkan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Balai Besar Wilayah Sungai Pompengan-Jeneberang, Hamna Maddanreng ST, Minggu (12/5/2019)

Menurut Hamna, kejadian bencana itu telah dituangkan dalam Berita Acara Kejadian Bencana Longsor pada Saluran Irigasi DI Bontomanai Kabupaten Bulukumba.

Berita acara bencana longsor saluran irigasi Bontomanai


Berita acara itu ditandatangani Kepala UPTD PSDA Sungai Balantieng, Syaiful ST, Camat Rilau Ale, Mulyadi Andi Pangke dan Kepala Desa Bulolohe, Abdul Rasyid Nain.

Ada tiga poin laporan berita acara tersebut yang menjelaskan konologis kejadian bencana longsor.

Pertama, dengan adanya curah hujan yang cukup tinggi di Daerah Irigasi Bontomanai selama beberapa hari, sehingga terjadi tanah longsor pada tebing sisi kanan jaringan irigasi Bontomanai ruas B.BM.4 B.BM.5 yang mengakibatkan kerusakan pada saluran irigasi.

Kemudian, poin kedua menjelaskan, kejadian tanah longsor pada daerah tersebut, murni bencana dan telah dilaporkan kepada Pihak BBWS Pompengan Jeneberang mengingat Daerah Irigasi Bontomanai merupakan kewenangan pemerintah pusat.

Poin terakhir menerangkan, pada tanggal 27 Desember 2018, siangnya, telah dilakukan kunjungan ke lokasi bencana yang disaksikan juga Camat Rilau Ale, Mulyadi Andi Pangke dan Kepala Desa Bulolohe, Abdul Rasyid Nain.

Kerusakan saluran irigasi tersebut hingga saat ini belum diperbaiki oleh kontraktor pelaksana, PT Munandar Jagad Raya karena adanya kesepakatan masyarakat setempat untuk menunda pekerjaan perbaikan.

Kesepakatan empat desa meminta perbaikan kerusakan saluran irigasi DI Bontomanai, Bulukumba menunggu selesainya panen warga (Dok Beritanews)


“Ada kesepakatan empat desa meminta perbaikan dilakukan April 2019 karena menunggu sawah warga panen,” terangnya.

Saluran irigasi Bontomanai telah diresmikan per tanggal 12 Desember 2018.

Hamna berharap kehadiran pembangunan irigasi ini dapat menjadi sumber irigasi baru masyarakat sekitar. Ia juga berharap kehadiran pembangunan irigasi bisa meningkatkan produksi padi dan jagung yang selama ini menjadi andalan masyarakat Bulukumba.

Peresmian saluran irigasi DI Bontomanai 12 Desember 2018

Proyeksinya, air bendungan Irigasi ini bisa mengairi ratusan hektar lahan pertanian di 7 Desa 2 Kecamatan Rilau Ale dan juga Kecamatan Ujung Loe.

“Kami harapkan komoditas pertanian di Bulukumba bisa meningkat dan naik cepat. Diharapkan panen dari dua kali jadi tiga kali,” ujarnya.

Comments

Baca Lainnya

Sikap Tebang Pilih Penilaian Korwil SPPG Maros Jadi Sorotan, hingga Abaikan Juknis

8 April 2026 - 02:55 WITA

Spirit Syekh Yusuf Digaungkan, Pemuda Sulsel Diminta Tampil Percaya Diri

25 Maret 2026 - 19:01 WITA

Bosowa Corporindo Bagikan Paket Sembako untuk Lansia di Kampung HM Aksa Mahmud

15 Maret 2026 - 16:31 WITA

DWP Kabupaten Gowa Buka Donasi Internal, Salurkan Bantuan untuk Masyarakat Miskin dan Panti Asuhan

10 Maret 2026 - 12:16 WITA

Pastikan Kesiapan Operasional Jelang Ramadan 2026, Direksi Pertamina Tinjau AFT Sam Ratulangi

13 Februari 2026 - 09:55 WITA

Trending di Daerah