Resmi, Bupati Takalar Lepas Ekspor Komoditas Porang ke Vietnam

Bupati Takalar H Syamsari Kitta foto bersama usai pelepasan ekspor komiditas porang sebanyak 50 ton di Desa Lassang Barat Kecamatan Polongbangkeng Utara, Takalar. (AK/Berita.News)
Bupati Takalar H Syamsari Kitta foto bersama usai pelepasan ekspor komiditas porang sebanyak 50 ton di Desa Lassang Barat Kecamatan Polongbangkeng Utara, Takalar. (AK/Berita.News)

Berita.News, Takalar – Bupati Takalar H. Syamsari Kitta melepas secara resmi ekspor komiditas porang sebanyak 50 ton asal Kabupaten Takalar tujuan Vietnam, Selasa (16/4/2019) siang tadi.


Pelepasan ekspor ditandai dengan pemecahan kendi oleh Bupati Takalar didampingi Kepala badan Karantina pertanian Ir. Ali Jamil, Kajari Takalar, Dandim 1426 Takalar, Sekretaris Dinas Pertanian dan perwakilan dinas Pertanian Provinsi SulSel. Bertempat di tempat pengolahan porang/tire berlokasi di Desa Lassang Barat Kecamatan Polongbangkeng Utara, Takalar.


“Ini wujud dari kebijakan kita untuk mempermudah administrasi investasi di Takalar, perizinan berbasis online. Kebijakan tentang kemudahan investasi ini akan terus kita permudah sehingga kita berharap Takalar ini dapat menjadi daerah industri, terutama kita dorong ke agro industri,” jelas Syamsari saat ditemui usai melepas secara resmi ekspor porang tersebut.


“Kita juga bersyukur karena Takalar menjadi pusat pengolahan porang sehingga dapat menjadi lapangan kerja untuk warga kita, selain itu menjadi salah satu alternatif untuk menanami lahan tidur dengan tire atau porang seperti ini.  Kita akan dorong melalui dinas pertanian untuk budidaya tire, klo bisa kita dapat menemukan faritas yang lebih cepat dipanen dan besar, ” urainya lagi.


Lanjut dikatakan bahwa strategi pemda Takalar untuk pengembangan tire adalah Pemda bisa kerjasama dengan pihak kehutanan, bagi masyarakat yang tidak punya lahan bisa dipakai lahan  pemerintah untuk budidaya tire. Dengan harapan suplay dari Takalar, internal domestik di Takalar harus kuat sehingga industrinya tetap berjalan karena ini adalah produk ekspor.


“kita juga bersyukur karena Dari kampung kecil seperti ini kabupaten Takalar,  kita sudah memberi kontribusi untuk penambahan devisa negara. Dan juga sudah tidak ada lagi pemeriksaan di pelabuhan karena sebelumnya Karantina pertanian sudah membangunan kerjasama pemeriksaan barang di sini (Pabrik pengolahan tire), ” ungkap Bupati.


  • AK
Baca Juga :  LSM Somasi Soroti Dugaan Penyimpangan Penggunaan Dana Bos SD IV Sungguminasa